Senin, 25 Februari 2013



RESUME KEWIRAUSAHAAN  SMK NEGERI 3 PONTIANAK
Nama  : Juliansa
Kelas   : XII AK 1


A.RESUME MATERI

C) TEKNIK PENYUSUNAN LAPORAN PERUSAHAAN

1.     Analisis Laporan Pelaksanaan Kegiatan Usaha
Analisis pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan disusun secara sistematis dan secermat mungkin,serta logis.Laporan pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat komunikatif,jelas,dan mudah dipahami oleh semua pihak.Agar menjadi komunikatif,sebaiknya laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam bahasa yang lugas dan mudah dimengerti.Dikatakan logis apabila segala keterangan yang dianalisis dapat diteliti alasan-alasannya,apakah laporannya masuk akal atau tidak.Dikatakan sistematis,apabila keterangan-keterangan yang dikemukakan didalam laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam urutan yang memperlihatkan adanya saling keterkaitan.Laporan pelaksanaan dikatakan lugas,apabila bahasa yang digunakannya langsung menjawab persoalan yang nyata dan tidak bertele-tele.
Pada dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha,adalah sebagai berikut :
a.    Bidang kegiatan usaha
b.    Rugi/laba
c.    Bidang keuangan
d.    Bidang permodalan
e.    Bidang administrasi dan pembukuan
f.    Bidang ketenagakerjaan
g.    Bidang pemasaran
h.    Bidang organisasi
Contoh laporan pelaksanaan kegiatan usaha:
Laporan pelaksanaan kegiatan usaha.
a.    Bidang kegiatan usaha
1)    Jenis kegiatan
a)    Jenis usaha ……………, volume Rp ……….
b)   Jenis usaha ……………, volume Rp ……….
c)    Jenis usaha ……………, volume Rp ……….
d)   Jenis usaha ……………, volume Rp ……….
e)    Jenis usaha ……………, volume Rp ……….
2)   Rugi/laba
a)    Unit     …………… rugi/laba Rp ……….
b)   Unit     …………… rugi/laba Rp ……….
c)    Unit     …………… rugi/laba Rp ……….
d)   Unit     …………… rugi/laba Rp ……….
e)    Unit     …………… rugi/laba Rp ……….
b.    Bidang keuangan
1)    Neraca (terlampir)
2)   Analisis
a)    Likuiditas       = ……… %
b)   Solvabilitas    = ……… %
c)    Rentabilitas   = ……… %
c.    Bidang permodalan
1)    Modal sendiri …………. = Rp ………
2)   Modal luar (asing) …………. = Rp ………
a)    Pinjaman jangka pendek ………….. = Rp ……….
b)   Pinjaman jangka panjang ………….. = Rp …….
c)    Pinjaman lain-lain ………….. = Rp ……….
d.    Bidang administrasi dan pembukuan
1)    Buku-buku
a)    Buku pembelian tunai ……………. = ……….
b)   Buku pembelian kredit …………… = ……….
c)    Buku persediaan barang ………… = ……….
d)   Buku penjualan tunai …………….. = ……….
e)    Buku voucher ………………………… = ……….
2)   Dokumen-dokumen dagang
a)    Surat-surat perjanjian dagang …….…….…. = ……..
b)   SITU, SIUP, NPWP, AMDAL, dan lain-lain = ……….
c)    Faktur dan kuitansi ………………………………. = ………

2.    Analisis Laporan keuangan
Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan Pada hakikatnya adalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.
Untuk lebih dapat menggambarkan perubahan posisi keuangan dan sifat perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu, suatu perusahaan diharuskan membuat laporan keuangan paling lama 2 tahun terakhir dari kegiatan usahanya.
a.    Dasar analisis laporan keuangan
Adapun yang menjadi analisis dalam laporan keuangan, adlah sebagai berikut.
1)    Keadaan keuangan jangka pendek
a)    Sasaran analisis atas keadaan keuangan jangka pendek adalah sebagai berikut.
(1)  Kemampuan untuk bertahan dalam keadaan deficit
(2) Kemampuan untuk melunasi utang lancar
(3) Kemampuan untuk membayar biaya-biaya
(4) Kemampuan untuk mempertahankan persediaan
(5) Kemampuan untuk memberikan kredit penjualan
b)   Sasaran analisis atas modal kerja meliputi hal-hal berikut.
(1)  Darimana sumber-sumber modal kerja diperoleh
(2) Untuk apa saja modal kerja tersebut
2)   Keadaan keuangan jangka panjang
Sasaran analisis terhadap keadaan keuangan jangka panjang, meliputi hal-hal berikut.
a)    Berkurang atau bertambahnya utang jangka panjang
b)   Kemampuan membayar bunga pinjaman secara stabil
c)    Keseimbangan antara modal sendiri dan modal asing
d)   Bertambah atau berkurangnya aktiva tetap
3)   Hasil usaha perusahaan
Sasaran analisis terhadap hasil usaha perusahaan, meliputi sasaran-sasaran berikut:
a)    Efisiensi perusahaan antara penjualan dan aktiva yang digunakan
b)   Efisiensi perusahaan antara dana dan aktivayang digunakan
c)    Volume penjualan pada tingkat break event
b.    Kegunaan hasil analisis keuangan
Hasil analisis keuangan sangat berguna bagi pihak-pihak berikut.
1)    Para pemilik perusahaan
Dengan analisis laporan keuangan pemilik perusahaan dapat menilai:
a)    Besar kecilnya imbalan untuk pemilik perusahaan
b)   Berhasil atau tidaknya usaha
c)    Dapat tidaknya pemimpin perusahaan mempertahankan keberlangsungan perusahaannya
2)   Menajer perusahaan
Analisis laporan keuangan, dapat digunakan sebagai dasar:
a)    Menyusun rencana usaha yang akan datang
b)   Untuk mengukur system pengendalian intern
c)    Untuk menentukan kebijakan manajer
3)   Investor, bankers, dan kreditur
Dengan adanya analisis laporan keuangan, akan diketahui mengenai likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas perusahaan.
a)    Memberi  tidaknya pinjaman
b)   Menghentikan investasinya atau tidak
c)    Mengubah pinjamannya menjadi modal perusahaan
4)   Pemerintah
Dengan adanya analisis laporan keuangan, maka pemerintah akan menetapkan hal-hal berikut.
a)    Menetapkan besarnya pajak
b)   Menetapkan kebijakan tentang masalah tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional
5)   Karyawan
Dengan mengetahui analisis laporan keuangan, maka dapat diketahui prospek/kemajuan perusahaan dimana tenaga kerja akan menentukan sikap sebagai berikut.
a)    Pindah kerja ke perusahaan lain
b)   Perasaan aman dalam bekerja
c)    Adanya promosi jabatan
d)   Meningkatkan produktivitas dalam bekerja

B. SOAL
a. Pilihan ganda
1.     Yang dimaksud dengan kegiatan usaha adalah…..
a.    Penyampaian informasi
b.    Penyampaian pendapat
c.    Penyampaian berita
d.    Sarana komunikasi
e.    Teknologi informasi
2.    Pada dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha,adalah sebagai berikut, kecuali….
a.    Bidang administrasi dan pembukuan
b.    Bidang kegiatan usaha
c.   Jenis usaha
d.    Bidang keuangan
e.    Bidang permodalan
3.    Dalam laporan pelaksanaan kegiatan usaha, bidang kegiatan usaha yang meliputi jenis kegiatan adalah….
a.    Jenis usaha dan likuiditas
b.    Jenis usaha dan solvabilitas
c.    Jenis usaha dan volume
d.    Unit dan rugi/laba
e.    Unit dan likuiditas
4.    Yang termasuk kedalam buku-buku bidang administrasi dan pembukuan adalah…..
a.   Buku pembelian tunai
b.    Buku penjualan kredit
c.    Buku kas
d.    Buku pembantu piutang
e.    Buku pembantu utang
5.    Surat-surat yang merupaka dokumen-dokumen dagang adalah…..
a.    Surat kwitansi
b.  SITU, SIUP, NPWP, AMDAL
c.    SIUP, AMDAL, saham
d.    NPWP, AMDAL, SIUP, obligasi
e.    Obligasi dan saham
6.    Evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan merupakan pengertian dari…
a.    Analisis keuangan
b.    Analisis laporan laba/rugi
c.    Analisis laporan neraca
d.    Analisis laporan perubahan modal
e.   Analisis laporan keuangan
7.    Sasaran analisis atas keadaan keuangan jangka pendek adalah sebagai berikut, kecuali….
a.    Kemampuan untuk melunasi utang lancar
b.    Kemampuan untuk membayar biaya-biaya
c.    Kemampuan untuk mempertahankan persediaan
d.  Kemampuan untuk memberikan kredit pembelian
e.    Kemampuan untuk bertahan dalam keadaan deficit
8.    Sasaran analisis terhadap keadaan keuangan jangka panjang adalah…..
a.    Kemampuan membayar bunga pinjaman
b.  Darimana sumber-sumber modal kerja diperoleh
c.    Untuk siapa modal kerja tersebut
d.    Bagaimana cara mengelola modal
e.    Mencari modal dari sumber-sumber tertentu
9.    Hasil analisis keuangan sangat berguna bagi pihak-pihak berikut, kecuali….
a.   Para pemilik usaha
b.    Para pemilik saham
c.    Debitur
d.    Para pemilik obligasi
e.    Para pemilik tambang
10.  Analisis laporan keuangan, dapat digunakan sebagai dasar…
a.    Member tidaknya pinjaman
b.    Menetapkan besarnya pajak
c.   Menyusun rencana usaha yang akan datang
d.    Berhasil tidaknya usaha
e.    Menghentikan investasinya atau tidak
b. Essay
1.     Sebutkan dasar yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha!
Jawab :
-          Bidang kegiatan usaha
-          Rugi/laba
-          Bidang keuangan
-          Bidang permodalan
-          Bidang administrasi dan pembukuan
-          Bidang ketenagakerjaan
-          Bidang pemasaran
-          Bidang organisasi
2.    Jelaskan mengapa mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting?
Jawab :  
Karena, Mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan Pada hakikatnya adalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.
3.    Sebutkan sasaran analisis terhadap hasil usaha perusahaan!
Jawab :
-          Efisiensi perusahaan antara penjualan dan aktiva yang digunakan
-          Efisiensi perusahaan antara dana dan aktivayang digunakan
-          Volume penjualan pada tingkat break event



Tidak ada komentar:

Posting Komentar