RESUME KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 3 PONTIANAK
Nama : Juliansa
Kelas : XII AK 1
Email : juliansa.sena@yahoo.co.id
A.RESUME MATERI
C) TEKNIK
PENYUSUNAN LAPORAN PERUSAHAAN
1.
Analisis
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Usaha
Analisis
pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan disusun secara sistematis dan
secermat mungkin,serta logis.Laporan pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat
komunikatif,jelas,dan mudah dipahami oleh semua pihak.Agar menjadi
komunikatif,sebaiknya laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam bahasa
yang lugas dan mudah dimengerti.Dikatakan logis apabila segala keterangan yang
dianalisis dapat diteliti alasan-alasannya,apakah laporannya masuk akal atau
tidak.Dikatakan sistematis,apabila keterangan-keterangan yang dikemukakan
didalam laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam urutan yang
memperlihatkan adanya saling keterkaitan.Laporan pelaksanaan dikatakan
lugas,apabila bahasa yang digunakannya langsung menjawab persoalan yang nyata
dan tidak bertele-tele.
Pada
dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha,adalah sebagai
berikut :
a.
Bidang
kegiatan usaha
b.
Rugi/laba
c.
Bidang
keuangan
d.
Bidang
permodalan
e.
Bidang
administrasi dan pembukuan
f.
Bidang
ketenagakerjaan
g.
Bidang
pemasaran
h.
Bidang
organisasi
Contoh
laporan pelaksanaan kegiatan usaha:
Laporan
pelaksanaan kegiatan usaha.
a.
Bidang
kegiatan usaha
1)
Jenis
kegiatan
a)
Jenis
usaha ……………, volume Rp ……….
b)
Jenis
usaha ……………, volume Rp ……….
c)
Jenis
usaha ……………, volume Rp ……….
d)
Jenis
usaha ……………, volume Rp ……….
e)
Jenis
usaha ……………, volume Rp ……….
2)
Rugi/laba
a)
Unit …………… rugi/laba Rp ……….
b)
Unit …………… rugi/laba Rp ……….
c)
Unit …………… rugi/laba Rp ……….
d)
Unit …………… rugi/laba Rp ……….
e)
Unit …………… rugi/laba Rp ……….
b.
Bidang
keuangan
1)
Neraca
(terlampir)
2)
Analisis
a)
Likuiditas = ……… %
b)
Solvabilitas = ……… %
c)
Rentabilitas
= ……… %
c.
Bidang
permodalan
1)
Modal
sendiri …………. = Rp ………
2)
Modal
luar (asing) …………. = Rp ………
a)
Pinjaman
jangka pendek ………….. = Rp ……….
b)
Pinjaman
jangka panjang ………….. = Rp …….
c)
Pinjaman
lain-lain ………….. = Rp ……….
d.
Bidang
administrasi dan pembukuan
1)
Buku-buku
a)
Buku
pembelian tunai ……………. = ……….
b)
Buku
pembelian kredit …………… = ……….
c)
Buku
persediaan barang ………… = ……….
d)
Buku
penjualan tunai …………….. = ……….
e)
Buku
voucher ………………………… = ……….
2)
Dokumen-dokumen
dagang
a)
Surat-surat
perjanjian dagang …….…….…. = ……..
b)
SITU,
SIUP, NPWP, AMDAL, dan lain-lain = ……….
c)
Faktur
dan kuitansi ………………………………. = ………
2.
Analisis
Laporan keuangan
Analisis laporan keuangan adalah evaluasi
atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat
penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang
bersangkutan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat
penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang
bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah
neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan
Pada hakikatnya adalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan
perusahaan.
Untuk lebih dapat menggambarkan perubahan
posisi keuangan dan sifat perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu, suatu
perusahaan diharuskan membuat laporan keuangan paling lama 2 tahun terakhir
dari kegiatan usahanya.
a.
Dasar
analisis laporan keuangan
Adapun yang menjadi analisis dalam laporan
keuangan, adlah sebagai berikut.
1)
Keadaan
keuangan jangka pendek
a)
Sasaran
analisis atas keadaan keuangan jangka pendek adalah sebagai berikut.
(1) Kemampuan untuk bertahan dalam
keadaan deficit
(2) Kemampuan untuk melunasi utang
lancar
(3) Kemampuan untuk membayar
biaya-biaya
(4) Kemampuan untuk mempertahankan
persediaan
(5) Kemampuan untuk memberikan
kredit penjualan
b)
Sasaran
analisis atas modal kerja meliputi hal-hal berikut.
(1) Darimana sumber-sumber modal
kerja diperoleh
(2) Untuk apa saja modal kerja
tersebut
2)
Keadaan
keuangan jangka panjang
Sasaran analisis terhadap keadaan keuangan
jangka panjang, meliputi hal-hal berikut.
a)
Berkurang
atau bertambahnya utang jangka panjang
b)
Kemampuan
membayar bunga pinjaman secara stabil
c)
Keseimbangan
antara modal sendiri dan modal asing
d)
Bertambah
atau berkurangnya aktiva tetap
3)
Hasil
usaha perusahaan
Sasaran analisis terhadap hasil usaha
perusahaan, meliputi sasaran-sasaran berikut:
a)
Efisiensi
perusahaan antara penjualan dan aktiva yang digunakan
b)
Efisiensi
perusahaan antara dana dan aktivayang digunakan
c)
Volume
penjualan pada tingkat break event
b.
Kegunaan
hasil analisis keuangan
Hasil analisis keuangan sangat berguna bagi
pihak-pihak berikut.
1)
Para
pemilik perusahaan
Dengan analisis laporan keuangan pemilik
perusahaan dapat menilai:
a)
Besar
kecilnya imbalan untuk pemilik perusahaan
b)
Berhasil
atau tidaknya usaha
c)
Dapat
tidaknya pemimpin perusahaan mempertahankan keberlangsungan perusahaannya
2)
Menajer
perusahaan
Analisis laporan keuangan, dapat digunakan
sebagai dasar:
a)
Menyusun
rencana usaha yang akan datang
b)
Untuk
mengukur system pengendalian intern
c)
Untuk
menentukan kebijakan manajer
3)
Investor,
bankers, dan kreditur
Dengan adanya analisis laporan keuangan,
akan diketahui mengenai likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas perusahaan.
a)
Memberi tidaknya pinjaman
b)
Menghentikan
investasinya atau tidak
c)
Mengubah
pinjamannya menjadi modal perusahaan
4)
Pemerintah
Dengan adanya analisis laporan keuangan,
maka pemerintah akan menetapkan hal-hal berikut.
a)
Menetapkan
besarnya pajak
b)
Menetapkan
kebijakan tentang masalah tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional
5)
Karyawan
Dengan mengetahui analisis laporan
keuangan, maka dapat diketahui prospek/kemajuan perusahaan dimana tenaga kerja
akan menentukan sikap sebagai berikut.
a)
Pindah
kerja ke perusahaan lain
b)
Perasaan
aman dalam bekerja
c)
Adanya
promosi jabatan
d)
Meningkatkan
produktivitas dalam bekerja
B. SOAL
a. Pilihan ganda
1.
Yang
dimaksud dengan kegiatan usaha adalah…..
a.
Penyampaian informasi
b.
Penyampaian
pendapat
c.
Penyampaian
berita
d.
Sarana
komunikasi
e.
Teknologi
informasi
2.
Pada
dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha,adalah sebagai
berikut, kecuali….
a.
Bidang
administrasi dan pembukuan
b.
Bidang
kegiatan usaha
c. Jenis
usaha
d.
Bidang
keuangan
e.
Bidang
permodalan
3.
Dalam
laporan pelaksanaan kegiatan usaha, bidang kegiatan usaha yang meliputi jenis
kegiatan adalah….
a.
Jenis
usaha dan likuiditas
b.
Jenis
usaha dan solvabilitas
c.
Jenis
usaha dan volume
d.
Unit
dan rugi/laba
e.
Unit
dan likuiditas
4.
Yang
termasuk kedalam buku-buku bidang administrasi dan pembukuan adalah…..
a. Buku
pembelian tunai
b.
Buku
penjualan kredit
c.
Buku
kas
d.
Buku
pembantu piutang
e.
Buku
pembantu utang
5.
Surat-surat
yang merupaka dokumen-dokumen dagang adalah…..
a.
Surat
kwitansi
b. SITU,
SIUP, NPWP, AMDAL
c.
SIUP,
AMDAL, saham
d.
NPWP,
AMDAL, SIUP, obligasi
e.
Obligasi
dan saham
6.
Evaluasi
atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan
merupakan pengertian dari…
a.
Analisis
keuangan
b.
Analisis
laporan laba/rugi
c.
Analisis
laporan neraca
d.
Analisis
laporan perubahan modal
e. Analisis
laporan keuangan
7.
Sasaran
analisis atas keadaan keuangan jangka pendek adalah sebagai berikut, kecuali….
a.
Kemampuan
untuk melunasi utang lancar
b.
Kemampuan
untuk membayar biaya-biaya
c.
Kemampuan
untuk mempertahankan persediaan
d. Kemampuan
untuk memberikan kredit pembelian
e.
Kemampuan
untuk bertahan dalam keadaan deficit
8.
Sasaran
analisis terhadap keadaan keuangan jangka panjang adalah…..
a.
Kemampuan
membayar bunga pinjaman
b. Darimana
sumber-sumber modal kerja diperoleh
c.
Untuk
siapa modal kerja tersebut
d.
Bagaimana
cara mengelola modal
e.
Mencari
modal dari sumber-sumber tertentu
9.
Hasil
analisis keuangan sangat berguna bagi pihak-pihak berikut, kecuali….
a. Para
pemilik usaha
b.
Para
pemilik saham
c.
Debitur
d.
Para
pemilik obligasi
e.
Para
pemilik tambang
10.
Analisis
laporan keuangan, dapat digunakan sebagai dasar…
a.
Member
tidaknya pinjaman
b.
Menetapkan
besarnya pajak
c. Menyusun
rencana usaha yang akan datang
d.
Berhasil
tidaknya usaha
e.
Menghentikan
investasinya atau tidak
b. Essay
1. Sebutkan dasar yang perlu
dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha!
Jawab :
-
Bidang
kegiatan usaha
-
Rugi/laba
-
Bidang
keuangan
-
Bidang
permodalan
-
Bidang
administrasi dan pembukuan
-
Bidang
ketenagakerjaan
-
Bidang
pemasaran
-
Bidang
organisasi
2.
Jelaskan
mengapa mengadakan analisis laporan keuangan sangat penting?
Jawab :
Karena, Mengadakan analisis laporan
keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari
perusahaan yang bersangkutan.
Mengadakan analisis laporan keuangan sangat
penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang
bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah
neraca, rugi/laba, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan keuangan
Pada hakikatnya adalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan
perusahaan.
3.
Sebutkan
sasaran analisis terhadap hasil usaha perusahaan!
Jawab :
-
Efisiensi
perusahaan antara penjualan dan aktiva yang digunakan
-
Efisiensi
perusahaan antara dana dan aktivayang digunakan
-
Volume
penjualan pada tingkat break event
Tidak ada komentar:
Posting Komentar